Selasa, 12 Februari 2019

Inilah saya bagi keluarga dan kontribusi yang telah, sedang, dan akan saya berikan untuk Indonesia

           Perkenalkan nama saya Indah Siti Pujiarni. Saya lahir di Jakarta, 17 April 1999. Status saya saat ini adalah sebagai seorang mahasiswi Universitas Negeri Jakarta semester 3 dalam program studi statistika yang dimana pada tahun ajaran 2017 ini merupakan angkatan pertama. Saya merupakan anak kedua dari 2 bersaudara. Saya mempunyai kakak laki-laki yang umurnya hanya terpaut 4 tahun lebih tua dari saya.  Saya dilahirkan dari kelurga yang pas-pasan dimana keluarga saya tidak mempunyai rumah selama umur saya 17 tahun dan barulah keluarga saya mulai membangun rumah yang seadanya dengan segala keterbatasannya. Ekonomi yang sulit menjadi salah satu faktornya. Saya dan keluarga baru mempunyai rumah sendiri 2 tahun belakangan ini dan harus membangun rumah jauh dari kota agar mendapat harga tanah yang lebih murah. Tetapi dengan segala keterbatasan yang saya dan keluarga saya punya, kami tetap bersyukur dan kakak saya dapat menyelesaikan kuliahnya walaupun hanya dengan menyandang gelar Diploma III.
            Pada tahun pertama saya duduk di bangku perkuliahan, saya belum banyak mengetahui informasi mengenai beasiswa-beasiswa yang ada. Sekarang Ayah saya tidak lagi bekerja sebagai karyawan swasta. Karena pada bulan Juli 2018 kemarin, baru saja ayah saya tidak dipekerjakan lagi karena habis masa kontraknya. Ibu saya hanyalah seorang ibu rumah tangga. Di umur 51 tahun ini, sulit untuk ayah saya mencari pekerjaan baru ditambah lagi ayah saya hanya pendidikan sampai STM saja. Hari demi hari kehidupan harus tetep berlanjut. Kebutuhan ekonomi terus mendesak. Akhirnya ayah saya mencoba mendaftar sebagai driver ojek online. Perjuangan belum selesai sampai disini. Ayah saya harus meninap 2 malem karena antrian para calon driver ojek online yang baru mau mendaftar juga. Penghasilan sebagai driver ojek online tidak bisa diharapkan karena penghasilannya tidak tetap. Kadang terhambat oleh cuaca dan sepi konsumen.  Pada Bulan tersebut juga dimulailah perubahan status kakak laki-laki saya sebagai tulang punggung keluarga. Setiap hari untuk pergi ke kampus saya harus menggunakan transportasi Commuter Line (KRL) harus berdesak-desakan, sulit bernafas. Saya memilih ini karena murah biayanya. Ayah, Ibu dan kakak saya adalah alasan saya harus tetap berjuang. Mereka bekerja keras tanpa pamrih agar saya tetap bisa menjalani kuliah saya sampai selesai.
            Diumur 19 tahun ini saya hanyalah sesosok anak perumpuan biasa. Saya selalu diajarkan oleh kedua orang tua saya agar menjadi anak yang mandiri, pekerja keras dan humble. Saya memiliki kelebihan dan kekurangan di dalam diri saya. Tetapi untuk kedepannya saya akan terus mecoba menggali lagi kemampuan dan keahlian yang saya miliki. Saya mempunyai hobi di bidang olahraga tetapi hobi saya belum bisa terealisasikan dengan penuh. Saat ini di kampus saya aktif dalam mengikuti kegiatan mahasiswa yaitu pada Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM). Nah BEM ini juga menjadi wadah saya dalam melakukan kontribusi. Pada organisasi ini saya belum bisa banyak berkontribusi dikarenakan baru terbentuknya organisasi tersebut pada tahun lalu.
            Dan yang paling berkesan untuk saya, pada bulan Oktober 2018 saya mengikuti kegiatan relawan untuk sebuah acara bertaraf internasional yang dimana acara tersebut juga menjadi ikonik pada tahun lalu yaitu Asian Para Games 2018. Di acara tersebut saya banyak mendapatkan pelajaran baru yang belum tentu semua orang bisa dapatkan. Dimana di acara tersebut saya bisa langsung berinteraksi dan bercengkrama langsung dengan para atlet beserta team officialnya serta membantu dan melayani mereka sebelum persiapan upacara medali (Victory Ceremony). Di acara ini juga kita di latih dan lebih bisa belajar menghargai dan tidak patah semangat karena para atlet ini adalah atlet berkebutuhan khusus. Ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan dalam ikut berkontibusi untuk membantu negara dalam mensukseskan sebuah acara yang begitu besar. Semoga di kemudian hari saya bisa lebih banyak lagi berkontribusi untuk Indonesia.
        Saya berharap dengan jemari-jemari kecil dan langkah kaki saya ini, saya bisa menjadi sosok yang berguna dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Dengan adanya Beasiswa Bazma Pertamina ini, semoga bisa membantu meringankan biaya kuliah saya sampai selesai sebagai seorang sarjana. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inilah saya bagi keluarga dan kontribusi yang telah, sedang, dan akan saya berikan untuk Indonesia

           Perkenalkan nama saya Indah Siti Pujiarni. Saya lahir di Jakarta, 17 April 1999. Status saya saat ini adalah sebagai seorang m...